sumber semangat? bukan, itu semu...

Lagi, lagi dan lagi.
belakangan ini sering sekali mendengar kata ini "perpisahan". yep, SMAN 1 Tangerang mengadakan perpisahan tanggal 28 Mei 2014, tepatnya sehari sebelum aku mengetik postingan ini.
terlihat banyak banget hikmah yang didapat dari acara perpisahan kemarin. mungkin memang, karena satu dan lain hal, aku tidak begitu terlalu antusias mengikuti semua rangkaian acaranya. Yep, your current mood really makes your day. happy or even gloomy...
dari pagi udah uring-uringan banget mau perpisahan, dari A sampai Z ada aja alesan bikin ga mood mau ikut perpisahan, tp pada akhirnya ikut juga sih, ya gitu deh pokoknya, mau cerita panjang tadinya tapi ga mood, langsung ke inti aja deh:"
jadi, rangkaian acara ke-2, yaitu prom. sama kaya tadi pagi, ogah-ogahan mau ikut, akhirnya ikut juga. banyak banget kejadian yang sangat bikin aku penasaran malam ini, dan sampai akhirnya, aku duduk di ball room The Agaton sekitar jam 8 malam. dengan rasa penasaran yang sangat besar, menunggu acara demi acara. akhirnya sampai di acara akhir, di saat lampu dipadamkan, yang ada hanya sinar-sinar hijau dan merah yang berterbangan kemana-mana, dan seketika semua orang beranjak maju. tapi aku? mundur, melihat mereka yang sedang menikmati acara itu dari belakang. dan rasa itu... tiba-tiba entah kenapa, perih, rasanya ngga kuat lagi menahan itu semua...
akhirnya semua perasaan itu keluar, tapi jelas, bukan dari kata-kata, semua rasa itu keluar bersama tetesan air yang jatuh membasahi bajuku. ga ngerti lagi, buat apa nangis feb, nangisin apaan? 

"dasar tijel!" -nakun, calon maba ITB (aamiin)

untung ada anak itu yang mau aku tarik ke belakang buat melepaskan semua yang mengganjal malam itu, yah setidaknya walaupun ganjalan itu ngga sampai ke orangnya, aku sudah mengeluarkan itu..
dan terbukti, kejadian malam itu, it opened my eyes, my mind and my heart. akhirnya aku sadar, sumber semangat yang sering aku sebut-sebut itu, ternyata tidak untuk diperjuangkan, tidak untuk dipertahankan. bukan itu tujuan ku sekarang, bukan gara-gara itu aku harus nangis, sumber semangat yang aku sebut selama ini itu hanya semu, muncul hanya saat ada perlunya, lalu? seolah tidak pernah kenal sebelumnya... dan setelah itu, aku berniat untuk menghilang, berjuang untung apa yang layak aku perjuangkan, PTN. yep cuma itu sumber semangat kali ini, akan selalu semangat jika ingat PTN, dan ini, sangat layak untuk diperjuangkan!

terimakasih, panitia yang membuat acara kemarin, terimakasih telah mematikan lampu dan menyibukkan semua orang di depan, sehingga aku bisa dengan leluasa menumpahkannya di belakang, and it made me sooo "plong" haha, and finally.... selamat tinggal sumber semangat semu :)

Comments

Popular posts from this blog

Home is where your story begin

29 Days with SEA-Teacher Project : Teaching Practice and Evaluation Day

The Choice is Ours: Pelajaran dari Sarahza